022. MAKNA HIDUP

Posted on 27/03/2015

0


Gaul Komunitas Islam ep. 022. Allah س berfirman dalam Al Quran, “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. Berdasar firman ini, hidup harus dimaknakan sebagai cobaan; dan setiap cobaan adalah ujian; bila ingin selamat meniti ujian, kembalilah pada Islam.

Kelahiran cucu yang ternyata menorehkan berbagai persoalan, membawa Mathari pada pemikiran untuk memahami makna hidup. Hal ini ditanyakannya kepada Banas ketika masing-masing tiba di kantor lebih pagi dari biasanya. “Pak, bagaimana memahami makna hidup? Saya tanyakan ini, karena sejak punya menantu, ada-ada saja cobaan yang kuhadapi. Mulai dari kehamilan anakku diluar nikah, cacat bawaan dan terakhir diajaknya anakku untuk berpindah agama”. Banas sedikit menggeser kursinya, lalu diambil Kitab Tafsir Al Quran, setelah dibuka, lalu dikatakan, “Marilah kita telaah makna firman Nya dalam QS Al Kahfi (18):

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَاباً وَخَيْرٌ أَمَلاً ﴿٤٦

Arti ayat ini, Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. Dalam ayat ini, Dia menegaskan, sesungguhnya Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia; sebagai perhiasan, anak dan harta harus dirawat secara Islami. Terhadap anak, selalu diteguhkan keimanannya dan bagi harta, hendaknya dioptimalkan untuk kejuangan Islami. Lalu marilah kita cermati firman Nya dalam QS Al Anfal (8):28,

وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللّهَ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ ﴿٢٨

Ayat ini menegaskan, Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah lah pahala yang besar. Melalui ayat ini, Allah س mengingatkan, semua yang kita peroleh di dunia ini apakah berupa anak atau harta kekayaan, mengandung makna cobaan. Segala sesuatu yang kita capai tidak sesuai dengan keinginan, maka itulah yang disebut dengan cobaan. Maunya anak kita bisa menikah dengan cara yang Islami, ternyata hamil duluan; itu suatu cobaan. Dalam menghadapi cobaan, kita harus berpedoman pada makna firman Nya yang terkandung dalam QS Al Baqarah (2):155-157,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ﴿١٥٥﴾ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُواْ إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ ﴿١٥٦﴾ أُولَـئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَـئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ ﴿١٥٧

Makna ayat ini, Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, Inna lillahi wa inna ilaihi raji`un. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”; berhenti sejenak, lalu diteruskan, “Berdasar ayat ini, semua yang kamu alami, sesungguhnya adalah cobaan dari Allah س. Dengan sangat jelas, ayat ini mengharuskan kita untuk bersikap sabar dalam menghadapi cobaan Nya. Jadi, bersabarlah”. Sejenak kemudian, Mathari mengambil secarik kertas untuk mencatat ayat-ayat tadi. Mungkin akan dipelajari lebih lanjut jika sudah di rumah nanti. Lalu Mathari menuju mejanya; Banas berpesan, agar selalu mengedepankan kesabaran dalam menjalani hidup. Samar-samar terdengar Banas mengatakan, “hidup adalah cobaan; cobaan adalah ujian. Dia menguji setiap umat Nya dengan cobaan; laluilah setiap cobaan dengan tuntunan Islam”.

Advertisements
Posted in: Public Issues